Kisah sebuah pengorbanan

Jauh di dalam mistik khayalan, dan di seberang
lautan kabut pantai Dae,
terkisah sebuah kisah tentang pengorbanan cinta.
Legenda itu masih terkenang
dan takkan terhapus sekalipun dengan hujan waktu
yg takkan belalu.

Alas, tersebutlah seorang gadis
bernama Julia, anak asuh dari pengemis Maro
di Kugnae.
Julia telah lama menaruh hati pada seorang
pujangga muda, pewaris tahta kuil Jinsun,
hanafi namanya.
Tak kuasa dengan gejolak cinta di dalam
dada, akhirnya di samping gerbang selatan
Kugnae,.. Julia memutuskan untuk menyatakan
perasaan cinta ini, pada sang pujaan hati, hanafi.
Malang, cinta suci abadi Julia, hanya
bertepuk sebelah tangan,
hanafi hanya menyayangi Julia, hanya sebatas adik
saudara.
tak lebih dari itu.
Waktu juga yg mempertemukan hanafi,
dengan vicka putri sang penyihir.
hanafi jatuh hati pada vicka.
dan hanafi berjanji untuk menikahi dan selalu
setia sampai ajal memisahkan mereka.
Ah, malang Julia, ia tak sanggup untuk
berucap kata.
jiwanya serasa terkoyak, saat Walsuk, sang penjaga
kedai, bercerita panjang lebar tentang ini. Namun
walsuk tak mungkin berdusta.
hatinya hancur berkeping, walau di lubuk hatinya,
Julia turut bahagia, jika sang pujaanya gembira.
Tapi, Julia tak sanggup menerima ini semua,
Julia terus berlari mennunggang kuda, ke belahan
utara, sampai ia lemah dan tak sadarkan diri,
terdampar di dinginnya artic land.
namun, air mata kepedihan, tidak kunjung reda, air
mata tetap jatuh membasahi tanah beku di artic sana.
dan tetesan kepedihan itu, berubah menjadi butiran
sayatan keristal, yg sangat indah.
namun menyimpan banyak misteri cinta.

Kabar mengejutkan, mengetarkan seantero
Bumi di kerajaan angin Nexia.
vicka, telah berhianat dan berskeutu dengan ke-4
iblis abadi, dari Nagnang.
Raja sangat murka, dan menghukum vicka, dengan
hukuman Mati, jagal di pantai dae.
hanafi sangat bersedih,..
kenapa hukuman ini harus di terima vicka ?
sedangkan lusa adalah hari pernikahannya?
dan hari bahagia yg telah di nanti seumur
hidupnya, akan sirna begitu saja,
tertutup oleh mimpi buruk tentang kematian, yg
selalu menghantui.
Hari itu telah tiba,.
vicka dengan tetesan air mata, berjalan gontai ke
arah pantai Dae.
sang penjagal XavixavieriI pun telah siap, dengan
golok pakunya.
hanafi, ia berencana untuk mengakhiri
hidupnya,. hanafi berucap:
“Lebih baik aku ikut terbang ke surga bersama
vicka, dari pada aku harus menanggung duka sendiri
di dunia.”
Ah,.. Julia tak akan membiarkan sesuatu
terjadi pada hanafi,..
dengan mantap, Julia berseru:
” Wahai baginda raja, sudikah, kau lepaskan
hukuman vicka,
aku akan berikan semua jiwa, raga dan nyawaku,
untuk menebusnya.”

Vicka terbebas, dan hanafi sangat bahagia,
pernikahan mereka berjalan sempurna, Namun.
arwah Julia selalu berbisik pada kabut di pantai
Dae, …
hanafi, pujaan hatiku.
aku bahagia untukmu… rindukan aku selalu,
walau malam terutup kalbu kelabu.
aku masih disini
untuk setia.

sumber : Nexia buletin board by Julia

Tagged , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: