Buat Saudara/i-ku se-laailaaha illa Allaah

ربّنا لا تجعلنا فتنة للّذين كفروا واغْفرلنا ربّنا انّك انت العزيز الحكيم

(الممتحنة : ٥)

Inti pelajaran :
Jaga Akhlaq. Jangan jadikan diri kita sendiri fitnah terhadap non-Muslim.

Kisah I :

Seorang wanita non-muslim di Alabama US, hampir setiap malam bermimpi tentang sebuah kubus hitam yang disembah. Karna dia penasaran, mulailah dia mencari di Internet, “kotak hitam yang disembah”. Ketemulah, bahwa kotak itu adalah ka’bah, dan orang-orang yg beribadah itu adalah orang Muslim.

Karna dia penasaran dengan mimpinya yang berulang, maka dia ingin bertemu dengan mereka. Lalu dia mencari lagi di Internet, “gerejanya orang muslim”. Maka tahulah dia tentang Masjid. Lalu diteruskannya pencarian, “Masjid di Alabama”.
Kota Alabama adalah kota dimana tidak ada satupun Masjid. Jarak Masjid terdekat dari tempat wanita tersebut, kurang lebih 100mil.

Karna tekadnya sudah bulat, maka ditempuhnya jarak tersebut, untuk bertemu Muslim😀

Beberapa jam kemudian, sampailah dia di Masjid tersebut. Dan kebetulan, sedang diadakan “halaqah” disitu. Karna wanita ini adalah “wanita awam”, dia masuk begitu saja. Dengan sepatu dan pakaian “seadanya”. Namun apa yang terjadi? Salah seorang Muslim yang kebetulan berada di halaqah tersebut berteriak, “Lady, Keluar! Ini adalah tempat suci! Keluar!”.

***Saudaraku, ada apa denganmu?***

Dengan menangis dan penyesalan yang dalam, wanita tersebut pulang ke rumah. Berjam-jam dia habiskan dalam perjalanan hanya untuk bertemu dengan seorang muslim yang “memarahinya”. Diapun bertekad untuk melupakan “Islam”. Agama tersebut tidak mungkin benar pikirnya.

Namun malam malam setelahnya masih berhias dengan mimpi yang sama. Rupanya hidayah Allaah masih belum meninggalkannya.

Beberapa hari setelahnya, dia berkesempatan untuk berkunjung ke New York. Karena keingintahuannya yang masih besar, dia memberanikan diri untuk berkunjung ke salah satu Masjid di kota tersebut. Sambutannya kali ini berbeda. Dia disambut dengan ramah, segala pertanyaannya dijawab dengan santun.

Dikatakan padanya (kurang lebih), “Mohon tunggu sebentar. Biarlah saudari kami yang menemani dan menjawab semua pertanyaan Anda”.

Seketika itu pula dia mengucap kalimah syahadah. Subhaanallaah. Alhamdulillaah.

Kisah II :

Kisah seorang pemuda muslim biasa. Masih disekitar US. Beberapa kali dalam seminggu, dia menyempatkan waktunya untuk berolahraga di GYM.

Didalam GYM tersebut, ada seorang instruktur wanita. Dan seperti yang kita tahu, pakaian mereka sungguh super ketat saat berada di GYM.

Setiap kali wanita ini lewat di hadapan si pemuda, si pemuda ini memalingkan pandangannya. Sampai akhirnya si wanita tersebut sadar bahwa si pemuda tidak pernah melihatnya, dan mulai penasaran.
Suatu hari dia berencana untuk “mencari perhatian” sang pemuda. Maka mulailah dia olah raga didepan matanya. Saat pemuda memalingkan wajahnya ke kanan, maka wanita tersebut pindah ke sebelah kanan, saat pemuda tersebut memalingkan wajahnya ke kiri, diapun pindah ke kiri. Begitu seterusnya sehingga penasarannya semakin kuat.

Maka dia memberanikan diri untuk bertanya, “Aku tau tubuhku bagus, dan setiap lelaki pasti memandangnya. Walaupun dia gay sekalipun. Namun ada apa denganmu? Kenapa kau tidak mau memandangku? Ada yang salah denganku?”.

Pemuda itu menjawab, “Well, i’m a Muslim. Dalam Islam, kami menghormati martabat wanita. Dan aku tidak mau merendahkan mereka dengan memandangnya, walaupun mereka merendahkan diri mereka sendiri”.

Masuk Islamlah wanita tersebut seketika itu.

Tagged , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s