Beberapa hal yang InsyaaAllaah akan menjadikan shalat kita lebih “berasa” setelah melakukannya

Shalat itu.. sesuatu banget! Kalo semisal “obrolan” itu mau dibikin urutan (dari yang paling penting). Mungkin gini Tingkatane :

  1. Ta’lim (khususnya yang membahas masalah Quran)
  2. Orang shalat (karna dalam shalat ada bacaan Qur-an)
    Orang shalat kalah sama orang ta’lim. Karna mengikuti ta’lim itu, sayap para malaikat menaungi, mendo’akan dan memohonkan ampunan selama ta’lim berlansung. Selain itu mendengarkan ta’lim selama kurang lebih 1 jam, sama halnya dengan shalat 1000 rakaat. (yang terakhir agak kurang paham aku tingkat ke-shahih-an hadithnya).
  3. Orang Baca Qur-an (baca Quran juga termasuk dhikir)
    Baca Quran wajib pelan jika ada orang shalat deket kita.
  4. Orang Dhikir

OK! Terlalu ngelantur kayaknya. Kembali ke topik. Jadi, beberapa hal itu antara lain :

  1. Belajar dan praktekkan Istibra (khusus laki)
    tutorial singkat : mengurut antara anus dan pangkal penis 3 kali (menggunakan tangan kiri), kemudian meneruskannya ke ujung penis 3 kali. Jangan lupakan Basmalah.
  2. Belajar lagi berwudhu yang lebih benar.
    Video ini (scroll paling bawah), sanadnya insyaaAllaah sampai ke Rosulullaah.
  3. Pada waktu shalat, tidak membaca (bacaan rukun shalat), kecuali telah sempurna rukunnya (tuma’ninah)
    Sering kali, kita masih bergerak menuju ruku’, namun mulut sudah komat kamit “subhaana rabbiya al adhiimi wabihamdi”. Usahakan rukuk dulu dengan sempurna, ratakan punggung, baru membaca.
    Saya pernah membaca (lupa sumbernya), salah satu saran agar shalat kita khusyu’, adalah : setelah rukun dengan sempurna, misalnya ruku’, sudah merenggangkan jari jemari, punggung sudah rata, maka ambillah nafas sekali sebelum membaca bacaan ruku’.
  4. Coba dipahami arti kata khusyu’ menurut Ust. Nouman Ali Khan disini.
  5. Belajar lagi gerakan shalat agar lebih sempurna, lalu perbaiki point #3.

Kalo seandainya point2 diatas sudah dilaksanakan, masih juga belum terlaksana, koreksi diri. Mungkin masih ada “kotoran” yang nyangkut. Ntah sajadah hasil judi, sarung hasil nipu, na-udhubillah.

Mohon dikoreksi kalo salah

Tagged , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s