Benarkah 2 hal yang berlainan (khilafiyah), yang satu pasti salah?

Dalam Islam banyak sekali khilafiyah (beda pendapat). Contoh kecil adalah qunut. Contoh lain adalah bacaan basmalah dalam Al Fatihah. Daaan banyak contoh yang lain.

“dari dua pendapat yang berlainan, pasti hanya satu yang benar. sedang yang lain pasti salah”, kata seorang penanya dalam sebuah majlis ‘ilmu.
Kapasitasku sebagai pendengar dengan ilmu yang paspasan, tak mungkin kiranya aku menjawab pertanyaan tersebut.
Namun aku teringat sebuah hadith.
Dalam hadith tersebut, Rosulullaah SAW mengutus sebuah rombongan sahabat menuju ke sebuah tempat yang agak jauh (lupa daerah mana.. nak dak males nanti insyaaAllaah tak carine). Waktu telah lewat dhuhur saat Rosulullaah SAW berpesan kepada rombongan tersebut untuk menunaikan shalat ‘Ashr di tempat tujuan. Maka berangkatlah rombongan tersebut.
Beberapa waktu berlalu namun tujuan masih juga belum kelihatan, sedangkan maghrib semakin dekat.
Maka terbagilah rombongan tersebut menjadi dua. Rombongan pertama memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan karna perintah Rosulullaah SAW jelas, yaitu untuk shalat ‘Ashr di tempat tujuan.
Namun rombongan kedua berhenti untuk menunaikan shalat ‘Ashr karna Allaah telah menetapkan waktu untuk tiap-tiap shalat.
Segera setelah kembali ke Madinah, mereka mengadukan hal tersebut kepada Rosuulullaah SAW, dan beliau SAW tidak menyalahkan satu atas yang lain.

Kesimpulannya, dua hal atau banyak hal yang bertentangan dalam Islam, bisa jadi semuanya benar, ASAL ada dalilnya.

Wallaahi, Allaahu A’lam.

Tagged ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s